AHY Pengaruhi Tren Kenaikan Elektabilitas Demokrat

oleh -46 views
oleh

LETTERZ.ID – Litbang Kompas resmi merilis hasil survei elektabilitas Partai Politik, pada Selasa 21 Juni 2022. Dalam hasil survei tersebut, Partai Demokrat mengalami kenaikan signifikan.

Bulan Oktober 2021, elektabilitas Demokrat masih di 5,4 persen. Sedangkan survei di bulan Januari 2022, Demokrat tembus di angka 10,7 persen.

Survei Juni 2022, tiga besar elektabilitas Partai Politik ditempati oleh PDIP 22,8 persen, Gerindra 12,5 persen, dan Demokrat 11,6 persen.

Peringkat selanjutnya diduduki oleh Golkar 10,3 persen, PKB 5,4 persen , PKS 5,4 persen, Nasdem 4,1 persen, PAN 3,6 persen, dan PPP 2 persen,

Hal ini menunjukkan elektabilitas Demokrat meningkat secara konsisten dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Hasil survei ini, diapresiasi Demokrat untuk semakin memacu semangat memperjuangkan dan menyuarakan aspirasi dan harapan rakyat.

Peneliti Senior Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Firman Noor, mengungkapkan tiga kunci kenaikan elektabilitas Partai Demokrat.

Pertama, konsistensi Partai Demokrat menyuarakan aspirasi masyarakat terkait kebijakan-kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat.

Berikutnya, konsolidasi organisasi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga yang dinilai membuahkan hasil positif.

Dibawah komando AHY, soliditas dan kebersamaan semakin terjaga serta loyalitas kader semakin terbentuk.

Terakhir, intensitas dan konsistensi Partai Demokrat membantu rakyat secara masif saat menghadapi kesulitan selama masa pandemi covid-19 dalam dua tahun terakhir.

Hal itu, merupakan program konkrit yang sangat menyentuh dan bermanfaat langsung bagi rakyat.

“Dengan hasil survei ini, tidak akan membuat Demokrat jumawa. Justru para kader Demokrat semakin giat mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi rakyat. Khususnya, dalam hal perubahan dan perbaikan, karena harapan rakyat adalah perjuangan Demokrat,”pungkasnyasnya.

Tren kenaikan itu juga, dipengaruhi dari segi kepemimpinan AHY yang lebih kolaboratif dan terbuka.

Dengan menggunakan pendekatan terukur berbasis data, membuat setiap gerak langkah yang diambil Demokrat sesuai dengan harapan publik.