Dampak CSR dari BUMN, Husein: Untuk Kemandirian Ekonomi Umat

oleh -22 views
oleh

LETTERZ.ID – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Corporate Social Responsibility (CSR) sangat berdampak untuk ekonomi umat.

Sehingga perannya sangat dirasa penting dan bermanfaat bagi perkembangan kemandirian masyarakat.

Demikian disampaikan Anggota Komisi VI DPR-RI, Muhammad Husein Fadlulloh kepada masyarakat di wilayah garut, saat melakukan sosialisasi yang diselenggarakan di sumber alam Cipanas Garut, Kamis (23/12/2021).

Husein menyebut, DPR RI dan BUMN merupakan kepanjangan tangan Pemerintah, dimana keduanya memiliki peran strategis sebagai pemberdayaan umat, agar  program kepentingan rakyat berjalan sebagaimana mestinya.

“Bukti nyata peran aktif BUMN sangat dirasakan, salah satunya ketika Menteri BUMN Pak Erick Thohir ditunjuk oleh Pak Jokowi sebagai Ketua Pelaksana dalam memerangi virus Covid-19.”ucapnya.

“Tugasnya untuk mengintegrasikan dan mengkoordinasikan pelaksanaan strategis berbagai kebijakan. Dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 serta pemulihan perekonomian nasional dan pemberdayaan ummat”sambung Husein menambahkan.

Politisi Gerindra itu, menjelaskan, berbagai Perusahaan BUMN memberikan bantuan langsung melalui program CSR kepada seluruh masyarakat Indonesia di masa pandemi hingga sekarang.

“Salah satu bentuk CSR nya adalah Pemberian APD untuk Nakes, memberikan sembako gratis kepada warga, obat-obatan, oksigen, multivitamin dan sebagainya. Lebih lanjut mungkin akan dijelaskan pada saat sesi pemaparan materi selanjutnya”terangnya

Dikatakannya, diantara para peserta yang hadir dalam acara sosialisasi dapat dipastikan ada yang menginginkan bekerja di Perusahaan BUMN.

Oleh karenanya, ia meminta, agar peserta menyimak penjelasan dari narasumber secara khusyuk, sehingga ketika para peserta ingin masuk ke BUMN sudah mengetahui lebih awal budaya atau peran BUMN itu sendiri.

“BUMN ini berperan sebagai agen of development yang bisa berkontribusi dalam pembangunan nasional termasuk pada pemulihan ekonomi dimasa pandemi covid-19 ini” pungkasnya.