Genjot “War On Drugs” Menuju Bersih Narkoba, BNN Tasikmalaya Harapkan Sinergitas Pemda

oleh -29 views
oleh

LETTERZ.ID, Kota Tasikmalaya-
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya terus meningkatkan upaya War On Drugs (Perang terhadap narkoba) di berbagai bidang.

Sesuai dengan tagline yang digaungkan BNN-RI yakni War On Drugs, Speed Up Never Let Up, BNN Kota Tasikmalaya terus melakukan percepatan atau akselerasi dalam upaya pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) tanpa kenal lelah, pantang menyerah.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya, Iwan Kurniawan Hasyim, S.IP., MT menggelar Press Release bersama sejumlah awak media yang diundang di Kantor BNN yang baru, Jln Dewi Sartika, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Kepala BNN Kota Tasikmalaya yang baru saja di definitifkan 14 November 2022, sedikitnya, dalam jumpa pers kali ini, ia membahas tentang;

SOFT POWER APPROACH

Strategi ini meliputi bidang pencegahan, pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi. Melalui dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Iwan mengatakan strategi tersebut BNN Kota Tasikmalaya telah melakukan banyak pencapaian dan pencegahan serta pemberdayaan masyarakat.

“Sebagai upaya untuk melindungi generasi bangsa dari kejahatan narkotika, pada tahun 2022 BNN Kota Tasikmalaya semakin aktif melakukan langkah-langkah preventif yang bertujuan memberikan kekebalan sehingga meningkatnya imunitas masyarakat dari penyalahgunaan narkotika (Soft Power Approach).”Ucapnya, Jumat (30/12/2022).

Selanjutnya, kata Iwan, langkah ini diambil sebagai solusi yang paling tepat untuk mematikan pangsa pasar narkotika di Indonesia. Sehingga Indonesia tidak lagi menjadi lahan yang subur bagi sindikat narkotika. Adapun, Program pencegahan yang dilaksanakan BNN Kota Tasikmalaya selama tahun 2022 yakni;

Pertama, penyebaran informasi P4GN dan bahaya penyalahgunaan narkoba kepada 624.350 orang masyarakat Kota Tasikmalaya atau 88% dari total populasi Kota Tasikmalaya (data BPS jumlah Kota Tasikmalaya 2019-2021 sebanyak 706.936 Orang).

Kedua, pembentukan Desa bersinar di 5 lokasi, bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota, BNN Kota Tasikmakaya telah menginisiasi pembentukan 5 (Lima) Desa Bersinar di wilayah Tasikmalaya.

Diantaranya, Kelurahan Sambongjaya Kecamatan Mangkubumi, Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi, Kelurahan Ciherang Kecamatan Cibereum Kota Tasikmalaya

Sementara Kabupaten Tasikmalaya, Desa Sindangkerta Kecamatan Cipatujah, Desa Cidadap Kecamatan Karangnunggal.

Selama tahun 2022, BNN Kota Tasikmalaya telah melaksanakan deteksi dini penyalahgunaan narkoba melalui tes urine kepada 668 orang.

Terdiri dari Lingkungan Pemerintahan sebanyak 129 orang, Lingkungan Dunia usaha sebanyak 312 orang, 105 orang dilingkungan Masyarakat Kota Tasikmalaya 70 orang, di Lingkungan Pendidikan Tasikmalaya dan Dunia usaha 50 orang.

BNN Kota Tasikmalaya menghimbau kepada Pemerintah Daerah untuk dapat secara berkala melaksanakan tes urine kepada seluruh PNS/ASN sebagai salah satu bentuk pencegahan dan deteksi dini. Sehingga tercipta aparatur-aparatur bersih narkoba yang dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

HARD POWER APPROACH

Pada tahun 2022, kata Iwan, BNN Kota Tasikmalaya tidak melakukan penangkapan dan hukum acara pidana.

Namun, pada dasarnya BNN Kota Tasikmalaya tetap melakukan penyelidikan mengenai informasi-informasi yang masuk tentang Tindak Pidana Narkotika.

“Tidak sedikit juga informasi yang kita dapatkan kami koordinasikan dengan instansi penegak hukum yang lain seperti Polres Tasikmalaya Kota dan Polres Tasikmalaya Kabupaten untuk dilakukan tindak lanjut dari informasi awal yang kami olah. Sehingga kami tetap melaksanakan upaya penyelidikan dan pemetaan jaringan serta bersinergi dengan instansi penegak hukum yang ada di wilayah Kota Tasikmalaya.”Tegasnya.

Pemerintah Kota Tasikmalaya Telah Memiliki Peraturan Daerah No 06 Tahun 2020 tentang P4GN dan juga sudah membentuk Tim Terpadu P4GN dengan dasar Keputusan Walikota Nomor : 300/Kep.146-Kesbangpol/2021, itu Semua Merujuk Kepada Permendagri No 12 Tahun 2019 Tentang Fasilitasi Penceghan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.

Sementara untuk Wilayah Kabupaten Tasikmalaya pada saat ini Belum ada Perda dan Tim Terpadu P4GN.

Adanya pemulihan pandemi Covid 19 yang melanda indonesia dan negara negara lain, tidak menyurutkan langkah BNN Kota Tasikmalaya untuk terus melaksanakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaraan Gelap Narkotika (P4GN).

Dengan menggunakan metode dan inovasi baru (Smart Power Approach) seperti melaksanakan sosialisasi penyuluhan bahaya narkotika secara virtual, memaksimalkan Media Sosial dan IT sebagai sarana penyebaran informasi P4GN.

Kesehatan kepada masyarakat merupakan bentuk-bentuk kegiatan inovasi yang dilaksanakan BNN Kota Tasikmalaya untuk selalu bersemangat dalam menjalankan tupoksi P4GN.

BNN Kota Tasikmalaya berharap sinergi dari seluruh stakeholder dan masyarakat untuk bersama melaksanakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui impelementasi Instruksi Presiden no. 02 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pelaksanaan P4GN tahun 2020-2024. Inpres No. 02 Tahun 2020 merupakan wadah bagi seluruh unsur pemerintahan,swasta, pendidikan dan masyarakat untuk ikut serta aktif dalam pelaksanaan P4GN, dimulai dari lingkungannya sendiri.

BNN Kota Tasikmalaya akan terus berusaha meningkatkan kinerjanya dengan berbagai upaya pemberantasan, pencegahan dan inovasinya.

Terakhir, Iwan mengatakan, BNN Kota Tasikmalaya berharap kepada seluruh pemangku kepentingan untuk mampu bersinergi dan bersatu padu dalam rangka menyatakan “WAR ON DRUGS MENUJU TASIKMALAYA BERSIH NARKOBA” serta mampu menggalang seluruh stakeholder dan masyarakat Tasikmalaya untuk ikut serta dalam pelaksanaan P4GN, agar depan generasi muda sebagai penerus bangsa dapat terhindar dari bahaya narkoba. (*)