Hj Siti Mufattahah Gelar Sosialisasi Peran Tugas dan Fungsi BPK-RI Dalam Pengawasan Dana Desa

oleh -10 views
oleh

LETTERZ.ID, Kota Tasikmalaya-
Wakil Ketua Komisi XI Fraksi Demokrat, Hj Siti Mufattahah bersama Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) menggelar Sosialisasi optimalisasi peran, tugas dan fungsi BPK dan DPR dan pengawasan Dana Desa.

Sosialiasi ini dihadiri 351 Desa Se-Kabupaten Tasikmalaya serta 39 Camat.

Tak hanya itu, Sosialisasi optimalisasi ini juga disambut baik Wakil Bupati Tasikmalaya, H Cecep Nurul Yakin (CNY).

CNY Wakil Bupati Tasikmalaya mengatakan acara ini semoga bisa dapat melihat secara langsung hingga menyerap informasi aktual, dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat.

“Semoga kedepan terbangun formulasi kebijakan yang efektif, pembangunan berbasis potensi desa.”ucap Wabup Tasikmalaya dalam sambutanya di Hotel Santika, Kamis (2/3/2023).

Menurutnya, kata CNY, sebagaimana telah ketahui ada 39 Kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, bahwa Alokasi Dana Desa (ADD) sudah tersalurkan dan meningkat setiap tahunya.

“Disamping Dana Desa, juga menerima ADD yang bersumber dari APBD sebagai bentuk dukungan dari Pemerintah Daerah untuk pembangunan Desa.”ujar dia.

CNY menjelaskan bimbingan dari BPK-RI tersebut bisa diterapkan oleh Kepala Desa dalam tata kelola Desa sesuai peraturan yang berlaku.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XI, Hj Siti Mufattahah menyampaikan peran DPR-RI terhadap Pembangunan Desa dan Pengelolaan Dana Desa sudah disepakati.

“Dulu Kepala Desa kesulitan membangun Desa, kami mencoba memfokuskan kalau Desa harus menerima dana dari APBN. Oleh karena itu, disepakati bersama adanya Dana Desa ini untuk membangun Desa.”Bebernya.

Dikarenakan, ungkap Hj Siti, sudah beberapa tahun diterapkan Dana Desa, mudah-mudahan bisa sesuai dengan yang dicita-citakan.

Komisi XI, tugasnya bagaimana meningkatkan perekonomian nasional diawali di tingkat Desa.

“Saya optimis Desa di Kabupaten Tasikmalaya jadi mandiri dan maju.”terangnya.

Hj Siti Mufattahah mengajak kepada Desa di Kabupaten Tasikmalaya, untuk bisa maju meningkatkan perekonomian diluar Dana Desa.

“Permasalahan pembangunan tidak cukup diselesaikan dengan Dana Desa, Bangkitkan ekonomi Desa dengan orientasi Ekspor, membangkitkan ekonomi dengan kearifan lokal masing masing.”Pungkasnya. (*)