M iqbal Fajar: Di Tahun Politik Pelajar IPM Jangan Baperan

oleh -38 views
oleh

LETTERZ.ID, Kota Tasikmalaya-
M. Iqbal Fajar Setiawan terpilih menjadi Ketua Umum Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Periode 2023-2025 dikukuhkan Minggu Sore, di Hotel Cordela Suites Tasikmalaya. Ia menyampaikan pesan kepada pemilih pemula agar jadi pemilih yang bijak.

Ketua terpilih mengatakan jangan sampai di tahun politik ini para Pelajar Muhammadiyah buta huruf dan gampang di intervensi.

“Jangan sampai, buta huruf dan gampang diintervensi. Jadi, saya harap pelajar-pelajar Muhammadiyah harus berilmu dan tahu ranah politik hari ini.”Ujarnya, Minggu Sore (26/11/2023).

M Iqbal menegaskan peran IPM sekaligus pemilih pemula harus bisa menjadi contoh kaum Gen-Z dalam menghadapi kontestasi Politik Pemilihan Umum 2024.

“Memilih dengan bijak, jangan Golput intinya. Pilihlah sesuai dengan hati nurani dan pilihan kalian sendiri.”Tegasnya.

Maka demikian, M Iqbal juga memberikan himbauan pada anggotanya untuk bisa mengenal lebih jauh tentang calon-calon Pemimpin Negeri. Termasuk untuk Capres dan Cawapres hingga ke ranah pemilihan legislatif.

Tak hanya fokus dan melek Politik, IPM di era kepemimpinan M Iqbal akan lebih produktif. Dia mengatakan banyak program yang sudah disiapkannya untuk menunjukkan eksistensi dan produktivitas Pelajar Muhammadiyah.

“Menyambut era baru IPM untuk Kota Tasikmalaya, akan banyak membuka kegiatan-kegiatan yang non formal. Seperti ada, Music for Mentality. Jadi, nanti kita menyelenggarakan seperti konser. Di dalamnya ada lantunan yang mengangkat psikologi, seperti tentang kurangi overthinking untuk kesehatan mental.”Bebernya.

Bukan hanya di bidang intelektual dan populer, Iqbal juga menuturkan IPM bergerak di olahraga akan masuk daftar kegiatan yang diusungnya untuk dua tahun ke depan.

“IPM Cup, juga akan kita gelar. Seperti olahraga futsal dan basket.”Sebutnya

Sehingga, Pemuda yang terpilih lewat Musyawarah Daerah (Musda) IPM pada Agustus lalu, menegaskan bahwa Pelajar Muhammadiyah tidak boleh terbawa perasaan dalam berorganisasi.

“Jangan jadi kader baperan, dan harus bisa menampilkan jiwanya secara utuh.”Jelasnya.

Demisioner IPM, Dika Sakti mengharapkan kader IPM harus sesuai dengan ruhnya ke Muhammadiyahan dan ruh kepemudaan.

“Ini dasar fundamental yang diajarkan oleh perserikatan.”Singkatnya.

Dalam situasi tahun politik, kata Dika, Pelajar harus menjadi terutama dalam perubahan dan progresifitas perhelatan politik. (*)