Milad Muhammadiyah ke-111, Ketua PWM Jabar: Bebaskan Kemiskinan dan Kebodohan Dengan Pemberdayaan

oleh -30 views
oleh

LETTERZ.ID, Kota Tasikmalaya-
Dalam rangka gebyar Milad Muhammadiyah ke-111, resepsi Milad tingkat Kota Tasikmalaya di gelar di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Sabtu Malam, (18/11/2023).

H Iip Syamsul Arief MN Ketua PDM Kota Tasikmalaya mengatakan biasanya resepsi dilaksanakan di amal usaha milik Muhammadiyah, namun kali ini berbeda.

“Kegiatan resepsi Muhammadiyah hari ini berbeda dengan sebelumnya, dengan digelar di Mesjid Agung Kota Tasikmalaya.”Ujar Iip saat sambutannya.

Menurutnya, lahirnya Muhammadiyah di Tasikmalaya yang dulunya Kota/Kabupaten itu sudah 89 tahun yang lalu.

“89 tahun yang lalu hampir di setiap wilayah Desa setiap Bidan, Perawat itu hampir semuanya dari Muhammadiyah.”Terangnya.

“Alhamdulillah dalam resepsi Milad hari ini yang hadir hanya 25% dari tenaga Pendidik, apalagi Mahasiswa itu dibawah 5% yang hadir.”Tuturnya.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jabar Prof.KH. Ahmad Dahlan M.Ag mengatakan visi Muhammadiyah di abad ke-2 ini, membebaskan, memajukan kehidupan.

“Dari tesis Muhammadiyah 100 tahun kedepan masyarakat indonesia ini masih berkutat dengan permasalahan yang klasik yakni kemiskinan, kebodohan ketertinggalan.”Jelasnya.

Pasalnya, Prof Ahmad Dahlan Muhammadiyah hadir untuk membebaskan dari kemiskinan dan kebodohan dengan pemberdayaan.

“Sebaiknya Muhammadiyah dengan kekuatan elemen Sumber Daya Manusia, maka Muhammadiyah harus menjadi kontributor utama untuk tidak dalam tataran yang miskin, bodoh, dan tertinggal.”Ungkapnya.

Kendati demikian, Sekda Kota Tasikmalaya Drs. H. Ivan Dicksan M.Si menyatakan bahwa Muhammadiyah Kota Tasikmalaya banyak berkontribusi di bidang sosial, ekonomi kesehatan dan pendidikan. Apalagi dalam pendidikan Muhammadiyah memiliki Universitas.

“Karena untuk memajukan sebuah Kota itu harus memiliki Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan kualitas sumber saya manusia inipun harus ditopang dari kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.”Bebernya.

Hal itu, Ivan menyampaikan ketiga penopang itu sudah dijalankan oleh Muhammadiyah sehingga Pemerintah Kota Tasikmalaya sangat mengapresiasi. (*)