Stop Kongkow Malam! Tim Gabungan TNI-Polri Bubarkan Warga

oleh -343 views
oleh

LETERZ.ID – Warga dan pengunjung kafe serta kedai kopi yang tengah kongkow, terpaksa dibubarkan Tim gabungan Polres Tasikmalaya Kota dan Kodim 0612, Senin (23/3/2020) malam. Langkah petugas ini terkait pencegahan serta untuk memerangi meluasnya serangan covid-19 di Kota Tasikmalaya.

Mulanya, tim gabungan sekadar mengimbau warga yang tengah berkerumun di sejumlah titik pusat Kota Tasikmalaya, agar mengurangi aktivitasnya. Termasuk untuk melaksanakan social distance, seperti seruan pemerintah pusat hingga pemerintah kota.

Hanya saja, seruan agar tidak ada kerumunan ini tak diindahkan. Petugas terpaksa secara tegas membubarkannya.

Patroli yang dipimpin Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom bersama Komadan Kodim 0612 Letkol Inf Imam Wicaksana dimulai di kawasan Taman Kota Tasikmalaya pukul 22.00 WIB. Usai apel bersama, tim bergerak menyusuri kawasan Jalan HZ Mustofa.

Di beberapa titik bilangan pusat kota, pukul 22.15 WIB, warga masih asyik kongkow sambil ngopi dan makan. Lewat pengeras suara, kapolres mengimbau agar tidak berlama-lama nongkrong.

Seakan tak menghiraukan imbauan petugas, sejumlah pengunjung kedai kopi hanya dengan isyarat lambaian tangan dan mengangguk-anggukkan kepala.
Sikap warga akhirnya mengundang petugas mendekat. Salah seorang petugas pun menyarankan warga agar segera meninggalkan kedai dan tidak nongkrong.

Sikap petugas gabungan ini mujarab. Pengunjung kedai kopi di samping RM Ampera HZ Mustofa ini akhirnya bubar.

Pemandangan serupa juga dilakukan petugas di simpang Nagarawangi-Cihideung Balong. Pengunjung yang memadati warung lesehan disarankan untuk pulang.

Lewat pengeras suara, giliran Dandim 0612 Imam Wicaksana menyampaikan pesan moral. “Punten akang-akang segera pulang dan jaga kesehatan. Kami melakukan ini (patroli) demi warga, demi masyarakat agar terhindar dari serangan virus corona,” imbaunya.

Patroli diakhiri hingga pukul 01.00. Ruas jalan yang dilewati petugas selama 3 jam sejak pukul 22.00 yaitu kawasan HZ Mustofa, Jalan Dadaha, BKR, Nagarawangi, jalan Vateran, Gunung Sabeulah, Yudanegara, dan Jalan Dokar, berakhir kembali di Taman Kota Tasikmalaya.