Tiga Atlet Muaythai Tasikmalaya Siap Ikuti Kejurda Jabar Open Championship

oleh -37 views
oleh

LETTERZ.ID, Kabupaten Tasikmalaya-
Adanya Kejurda Jabar Open Championship di Kota Bekasi, 25-28 Juni 2023. Tiga orang atlet Pengcab Muaythai Kabupaten Tasikmalaya dikirimkan untuk mengikuti.

Ketiga orang yang mewakili tersebut
bakal mengikuti 3 kelas yang di pertandingkan yakni Muhammad Rifdal kelas 63 kg, Ari Fariz pada kelas 57 kg, dan Haikal Muhammad Akbar kelas 51 kg.

Mereka dinyatakan lolos test kesehatan dan timbang badan yang dilaksanakan di kantor KONI Kota Bekasi. Minggu (25/6/2023).

Ketiga talet perwakilan Kabupaten Tasikmalaya siap bertanding untuk mengharumkan nama daerah di Venue Lagoon Avenue Mall Senin (26/6/2023) dan diharapkan bisa memperoleh hasil maksimal.

Pasalnya, event prestasi resmi yang digelar Pengurus Provinsi Jawa Barat ini juga sebagai try out atau ajang kejuaraan tingkat daerah menjelang pelaksanaan PON di Aceh mendatang.

Sontak sudah dipastikan seluruh pengurus Muaythai Kabupaten dan Kota di Jawa Barat bakal mengirimkan putra dan putri terbaiknya untuk mengikuti event tersebut. Dikarenakan, selain untuk menigkatkan jam terbang atlet juga diharapkan bisa mendapatkan kesempatan pembinaan dan pelatihan untuk event kejuaraan yang lebih besar.

“Ketiga atlet yang kami kirim merupakan hasil seleksi selama proses latihan yang rutin digelar, mulai dari teknik, power, dan mentalnya memang cukup mumpuni makanya mereka direkomendasikan untuk ikut. Mereka juga mengikuti training center yang dilaksanakan di camp tempat pelatihan, untuk memperhatikan seluruh kesiapannya.”Ucap Ketua Harian Pengcab Muaythai Kabupaten Tasikmalaya, Adi Septian Nugraha kepada wartawan saat dihubungi.

Menurutnya, kata Adi, sebenarnya masih banyak kelas yang tidak diisi oleh Pengcab Muaythai Kabupaten Tasikmalaya, seperti kelas Waikhru, Muay Boran, Muay Aerobic, serta beberapa kelas fight lainnya.

Kemudian, lanjut Adi, pihaknya disebabkan dengan minimnya atlet yang selama ini berlatih atau juga mungkin disebabkan masih banyaknya warga yang masih belum mengenal olahraga beladiri prestasi ini.

Dengan begitu, diharapkan kedepan seluruh kelas yang dipertandingkan bisa diisi serta tentunya mendapatkan dukungan dari Pemerintah Daerah baik dalam hal sosialisasi ataupun pembinaan terhadap atletnya. (*)